LATIHAN SOAL SISTEM INDRA DAN GASTROINTESTINAL
ANATOMI
Amir, 17 tahun, adalah seorang mahasiswa tahun pertama. Saat ini ia baru saja menyelesaikan
kuliah dan berniat makan siang. Pada saat makan siang, ia mengunyah makanannya secara
pelan-pelan hingga lunak lalu menelannya.
a. M. Mentalis
b. M.Zygomaticus minor
c. M. Buccinator
d. M. Levator labii superioris alaeque nasi
e. M. Orbicularis oris
b. Pancreas
c. Ren
d. Vesica vellea
e. Colon transversum
b. Colon sigmoideum
c. Rectum
d. Colon descendens
e. Jejenum
b. N. Trochlearis
c. N. Trigeminus
d. N. Abducens
e. N. Facialis
b. Substantia propria
c. Stratum korneum
d. Stratum lucidum
e. Stratum basale
5. Bagian yang paling keras dari mata :
a. Sclera
b. Kornea
c. Corpus siliaris
d. Iris
e. Koroid
b. Retinol dan opsin
c. Retinoid acid dan opsin
d. Opsin dan syanid
e. Opsin albumin
5. Rangsangan bau menembus membran silia di ujung apical region olfactory receptor sel
merangsang :
a. Protein G
b. Adenilat siklase
c. cAMP
d. Globulin
e. Albumin
ANATOMI
Amir, 17 tahun, adalah seorang mahasiswa tahun pertama. Saat ini ia baru saja menyelesaikan
kuliah dan berniat makan siang. Pada saat makan siang, ia mengunyah makanannya secara
pelan-pelan hingga lunak lalu menelannya.
1. Apakah otot yang berfungsi mencegah penumpukan makanan pada bagian dalam pipi
Amir, yang juga merupakan otot mimik?a. M. Mentalis
b. M.Zygomaticus minor
c. M. Buccinator
d. M. Levator labii superioris alaeque nasi
e. M. Orbicularis oris
Seorang perempuan, berusia 45 tahun, datang dengan keluhan nyeri mendadak sejak 3 jam yang
lalu pada perut kanan atas, hilang timbul, disertai rasa mual. Keluhan telah sering dialami,
utamanya setelah memakan makanan berlemak.
lalu pada perut kanan atas, hilang timbul, disertai rasa mual. Keluhan telah sering dialami,
utamanya setelah memakan makanan berlemak.
2. Apakah organ yang kemungkinan mengalami kelainan?
a. Gasterb. Pancreas
c. Ren
d. Vesica vellea
e. Colon transversum
Seorang laki-laki, berusia 25 tahun, dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri perut
kanan bawah yang dialami sejak 6 jam sebelumnya, diawali dengan nyeri ulu hati, nyeri
utamanya dirasakan jika melipat kaki atau batuk. Keluhan disertai demam, mual dan muntah.
Dari hasil pemeriksaan fisis ditemukan TD 120/80, nadi 92 kali/menit, pernapasan 24 kali/menit,
suhu 38,5oC. Pada pemeriksaan abdomen ditemukan McBurney Sign (+), Blumberg Sign (+), Psoas
sign (+).
kanan bawah yang dialami sejak 6 jam sebelumnya, diawali dengan nyeri ulu hati, nyeri
utamanya dirasakan jika melipat kaki atau batuk. Keluhan disertai demam, mual dan muntah.
Dari hasil pemeriksaan fisis ditemukan TD 120/80, nadi 92 kali/menit, pernapasan 24 kali/menit,
suhu 38,5oC. Pada pemeriksaan abdomen ditemukan McBurney Sign (+), Blumberg Sign (+), Psoas
sign (+).
3. Dimanakah muara dari organ yang mengalami kelainan?
a. Caecumb. Colon sigmoideum
c. Rectum
d. Colon descendens
e. Jejenum
Seorang mahasiswa kedokteran sedang melakukan praktik pelatihan keterampilan pemeriksaan
reflex pupil. Ketika ia memberikan sinar pada mata sebelah kanan, maka pupil kedua mata
mengalami konstriksi.
reflex pupil. Ketika ia memberikan sinar pada mata sebelah kanan, maka pupil kedua mata
mengalami konstriksi.
4. Apakah nervus yang menyebabkan reaksi tersebut?
a. N. Oculomotiriusb. N. Trochlearis
c. N. Trigeminus
d. N. Abducens
e. N. Facialis
5. Manakah tulang pendengaran yang melekat pada membrane tympani?
a. Os Maleus
b. Os Incus
c. Os stapes
d. Pars squamosa ossis temporalis
b. Os Incus
c. Os stapes
d. Pars squamosa ossis temporalis
e. Pars tympanica ossis temporalis
HISTOLOGI
1. Asam lambung (HCl) dihasilkan oleh sel yang terdapat dalam kelenjar fundus yaitu :
a. Sel oksintik
b. Sel mukus
c. Sel zimogenik
d. Chief sel
e. Sel argentafin
2. Sel-sel lambung menghasilkan glukagon, somatostatin dan gastrin
a. Sel mukus istmus
b. Sel parietal
c. Sel APUD
d. Sel Chiefe. Sel argentafin
3. Sel-sel lambung yang menghasilkan pepsinogen, amilase dan lipase adalah :
a. Sel mukus istmus
b. Sel parietal
c. Sel mukus leher
d. Sel Chief
e. Sel argentaffin
a. Sel oksintik
b. Sel mukus
c. Sel zimogenik
d. Chief sel
e. Sel argentafin
2. Sel-sel lambung menghasilkan glukagon, somatostatin dan gastrin
a. Sel mukus istmus
b. Sel parietal
c. Sel APUD
d. Sel Chiefe. Sel argentafin
3. Sel-sel lambung yang menghasilkan pepsinogen, amilase dan lipase adalah :
a. Sel mukus istmus
b. Sel parietal
c. Sel mukus leher
d. Sel Chief
e. Sel argentaffin
4. Lapisan yang paling kuat dari kornea adalah :
a. Epitel kornea anteriorb. Substantia propria
c. Stratum korneum
d. Stratum lucidum
e. Stratum basale
5. Bagian yang paling keras dari mata :
a. Sclera
b. Kornea
c. Corpus siliaris
d. Iris
e. Koroid
FISIOLOGI
1. Fungsi empedu dalam pencernaan adalah :
a. Menetralisir basa
b. Melarutkan protein
c. Mengemulsi lemak
d. Melarutkan vitamin C
e. Melarutkan glukosa
2. Yang merangsang kontraksi kandung empedu adalah :
a. Pankreosimin
b. Kholesitokinin
c. Hepatokrinin
d. Enterokrinin
f. Sekretin
3. Hasil pencernaan lemak tersebut di bawah ini belum dapat diabsobsi :
a. 1,2 diasil gliserol
b. 2 mono asil gliserol
c. 1 amono asil gliserol
d. Gliserol
e. Asam lemak
a. Menetralisir basa
b. Melarutkan protein
c. Mengemulsi lemak
d. Melarutkan vitamin C
e. Melarutkan glukosa
2. Yang merangsang kontraksi kandung empedu adalah :
a. Pankreosimin
b. Kholesitokinin
c. Hepatokrinin
d. Enterokrinin
f. Sekretin
3. Hasil pencernaan lemak tersebut di bawah ini belum dapat diabsobsi :
a. 1,2 diasil gliserol
b. 2 mono asil gliserol
c. 1 amono asil gliserol
d. Gliserol
e. Asam lemak
4, Rhodopsin pada sel batang merupakan gabungan senyawa kompleks dari :
a. Retinal dan opsinb. Retinol dan opsin
c. Retinoid acid dan opsin
d. Opsin dan syanid
e. Opsin albumin
5. Rangsangan bau menembus membran silia di ujung apical region olfactory receptor sel
merangsang :
a. Protein G
b. Adenilat siklase
c. cAMP
d. Globulin
e. Albumin
BIOKIMIA
1. Pada pemeriksaan serum darah penderita ikterus karena hemolisis darah yang
berlebihan dengan menggunakan tes Ehrlich, akan didiaptkan peningkatan kadar :
a. bilirubin yang terikat (conjugated bilirubin)
b. bilirubin bebas
c. biliverdin
d. sterkobilin
e. urobilin
2. Bilirubin dalam hepar akan mengalami konjugasi dengan glukoronat. Proses konjugasi ini
dikatalisis oleh :
a. Glukoronat dehidrogenase
b. Glukoronat transferase
c. Glukoronat dekarboksilase
d. Glukoronat oksidase
e. Glukoronat monooksigenase
3. Senyawa yang membawa bilirubin ke hepar: ‘
a. globulin
b. albumin
c. glukoronat
d. hepatokrinin
e. enterikrinin
berlebihan dengan menggunakan tes Ehrlich, akan didiaptkan peningkatan kadar :
a. bilirubin yang terikat (conjugated bilirubin)
b. bilirubin bebas
c. biliverdin
d. sterkobilin
e. urobilin
2. Bilirubin dalam hepar akan mengalami konjugasi dengan glukoronat. Proses konjugasi ini
dikatalisis oleh :
a. Glukoronat dehidrogenase
b. Glukoronat transferase
c. Glukoronat dekarboksilase
d. Glukoronat oksidase
e. Glukoronat monooksigenase
3. Senyawa yang membawa bilirubin ke hepar: ‘
a. globulin
b. albumin
c. glukoronat
d. hepatokrinin
e. enterikrinin
4. Hasil akhir pencernaan amilum oleh amilase ludah adalah :
a. Selulosa
b. Heksossa
c. Maltosa
d. Fruktosa
e. Glukosa
5.. Sistem buffer yang terpenting dalam saliva, adalah :
a. sulfat
b. bikarbonat
c. fosfat
d. karbonat
e. bisulfat
a. Selulosa
b. Heksossa
c. Maltosa
d. Fruktosa
e. Glukosa
5.. Sistem buffer yang terpenting dalam saliva, adalah :
a. sulfat
b. bikarbonat
c. fosfat
d. karbonat
e. bisulfat
Semoga bermanfaat
Saran dan komentar anda sangat membantu.
Terima Kasih :)
Komentar
Posting Komentar